Notification

×

Kode Iklan Disini

ayok
idul

SMAN 3 Medan Klarifikasi Dikeluarkannya 2 Siswa Terlibat Gemot

Senin, 24 Agustus 2026 | Agustus 24, 2026 WIB Last Updated 2026-08-24T17:00:57Z

SMAN 3 Medan (Ist)

Reportasesatu.id-Medan||
Plt Kepala SMAN 3 Medan Susianto, S.Pd, M.Si membantah pemberitaan sejumlah media online yang menyebut pihak sekolah mengeluarkan 2 siswanya tanpa penjelasan.

Ia menegaskan, pemulangan 2 siswa berinisial MHR (15) dan BAM (17) ke orangtua dilakukan sesuai tata tertib (tatib) sekolah dan berdasarkan bukti kuat keterlibatan dalam geng motor (gemot).

"Klarifikasi ini untuk meluruskan pemberitaan yang menyesatkan dan menyudutkan SMAN 3 Medan," ujar Susianto kepada wartawan, Senin (24/8/2026).

Susianto menyampaikan kronologis kejadian, sekolah menerima informasi Tiktok Poltabes Medan terkait pengamanan siswa yang terjaring dalam razia anti kekerasan dan geng motor.

"Sesuai dengan peraturan tata tertib sekolah, siswa membawa sajam dan terafiliasi geng motor, meresahkan masyarakat dan membahayakan lingkungan sekolah akan dipulangkan kepada orgtua," tegasnya.

Selanjutnya pihak sekolah memanggil orangtua kedua siswa dan memperlihatkan bukti berupa foto konvoi dan foto membawa sajam jenis celurit dan kelewang. 

"Berdasarkan hasil rapat tim sekolah yang terdiri dari bidang kesiswaan, bidang Humas dan tim BK serta perwakilan guru berikut telah dilakukan pemanggilan orgtua siswa maka diambil keputusan untuk mengembalikan kedua siswa tersebut kepada orangtuanya," jelasnya.

Susianto menyayangkan pemberitaan yang saat ini beredar yang bisa menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.

"Jadi ini bukan dikeluarkan sepihak. Ini tindakan disiplin demi keamanan sekolah," pungkas Susianto.

Sebelumnya diketahui, Polrestabes Medan melalui Tim JCS-Unitresmob Satreskrim menggulung komplotan geng motor Born To Be Ok "BORNOX", Rabu (12/8/2026).

Penangkapan komplotan ini karena dinilai meresahkan warga dengan rolling sambil membawa sajam di GOR Pancing, Jalan Aksara, Pasar III Krakatau hingga Flyover Brayan dan juga melakukan begal.

Dari 9 pelaku yang diamankan 2 di antaranya siswa SMAN 3 Medan. (A1)