FOTO BERSAMA: Personel Sat Lantas Polresta Deliserdang foto bersama siswa di SMAN 2 Lubukpakam usai sosialisasi keselamatan lalu lintas, Rabu (4/2/2026)
Reportasesatu.id-Deliserdang||
Sat Lantas Polresta Deliserdang melaksanakan kegiatan Police Goes To School dengan memberikan pemahaman berlalu lintas kepada pelajar di SMA Negeri 2 Lubuk Pakam, Rabu (4/2/2026).
Police Goes to School ini dilakukan dalam rangka Ops Keselamatan Toba 2026 oleh anggota Polri melalui metode sosialisasi tentang berlalu lintas serta edukasi tentang Kamseltibcar Lantas agar tidak melanggar aturan Lalulintas diantaranya, tidak melawan arus lalu lintas, harus memakai helm SNI, kepada pengendara dilarang berboncengan lebih dari satu orang kemudian tidak melebihi batas kecepatan, tidak menggunakan HP saat berkenderaan, tidak membawa kendaraan di bawah pengaruh alkohol, tidak menggunakan knalpot blong, selanjutnya anak dibawah umur diminta jangan membawa kendaraan.
Kegiatan Police Goes To School ini pimpin oleh Kasatgas Preemtif AKP Novri Naldo dan personil Unit Kamsel Polresta Deli Serdang.
"Edukasi ini ditujukan untuk memastikan para murid memiliki pemahaman yang kuat tentang keselamatan berlalulintas dan perilaku positif," ujarnya.
Selain keselamatan berlalulintas, materi penyuluhan yang mencakup isu-isu sosial yang relevan bagi para pelajar juga diberikan.
"Kami membahas materi tentang pemahaman yang kuat tentang keselamatan berlalulintas dan perilaku positif," ucapnya.
Terpisah, Kapolresta Deliaerdang, Kombes Pol Hendria Lesmana, S.IK, M.Si didampingi Kasat Lantas Polresta Deliserdang, AKP Resti Widya Sari, S.Tr.K, S.I.K mengatakan bahwa kegiatan Police Goes To School ini berguna untuk membekali pengetahuan lalu lintas kepada para pelajar di SMA Negeri 2 Lubuk Pakam tentang peraturan dan tata cara berlalu lintas yang baik dan benar.
“Dengan kegiatan Police Goes To School ini bisa menumbuhkan pengertian dan kesadaran kepada pelajar untuk disiplin dan tertib berlalu lintas, dalam rangka Kamseltibcar Lantas di wilayah hukum Polresta Deliserdang dan para siswa bisa menerapkannya serta menjadi pioner untuk sebuah perubahan positif," tutupnya. (A1)


