Notification

×

Kode Iklan Disini

ayok
idul

Polda Sumut dan Jajaran Massif GSN, Ketum HBB: Jangan Terus Jadi Juara Satu Narkoba

Rabu, 14 Oktober 2026 | Oktober 14, 2026 WIB Last Updated 2026-10-14T09:51:14Z

Lamsiang Sitompul, SH, MH (Ist)

Reportasesatu.id-Medan||
Ketua Umum (ketum) Horas Bangso Batak (HBB) Lamsiang Sitompul, SH, MH mengapresiasi langkah gencar Gerebek Sarang Narkoba (GSN) yang dilakukan Polda Sumatera Utara dan jajaran Polresta dan Polres berkolaborasi dengan BNN.

Apresiasi tersebut disampaikan menyikapi operasi GSN massif yang digelar serentak dalam sepekan terakhir oleh Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut, Polrestabes Medan, Polresta Deli Serdang, Polres Tebing Tinggi, Polres Binjai, Polres Labuhanbatu, Polsek Aek Natas Polres Labuhanbatu Utara dan jajaran Polres lainnya di Sumatera Utara.

"Kita mengucap terima kasih atas upaya Kapolda Sumut yang baru Irjen Pol Sonny dan BNN untuk memberantas peredaran narkoba," ujar Lamsiang, Rabu (14/10/2026).

Lamsiang berharap gebrakan Polda Sumut di bawah Kapolda baru dapat menurunkan angka peredaran narkoba yang selama bertahun-tahun menempatkan Sumut di peringkat pertama nasional.

"Jangan terus jadi juara satu narkoba. Kita berharap Polda Sumut dan BNN massif memberantas peredaran narkoba karena sudah bertahun-tahun Sumut ini jadi juara satu perkara narkoba. Kalau zero narkoba mungkin mustahil tapi paling tidak berharap ada penurunan yang signifikan," katanya.

Dari data yang dihimpun, rangkaian GSN tersebut berhasil mengamankan puluhan orang dari sejumlah lokasi di Kabupaten Deli Serdang dan Labuhanbatu Utara. Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut bersama BNNP Sumut, TNI dan pemerintah daerah menggerebek sarang narkoba di bantaran Sungai Jalan M. Yusuf Jintan, Desa Percut, Kecamatan Percut Sei Tuan. Operasi yang dipimpin Dirresnarkoba Polda Sumut Kombes Pol Dr. Andy Arisandi tersebut mengamankan 37 orang, dengan 27 orang dinyatakan positif narkoba dan dua orang diduga sebagai pengedar. Dari lokasi disita sabu seberat 100 gram, 52 alat isap bong, 100 kaca pirex, 5 mesin judi dingdong, serta uang palsu.

Sebelumnya, Satresnarkoba Polresta Deli Serdang bersama BNNK Deli Serdang yang dipimpin Kasat Narkoba Kompol Dr. Ferry Kusnadi menggerebek sarang narkoba di wilayah Tanjung Morawa. Dari Gang Kalimantan Tanjung Morawa B, Gang Aman hingga Lorong 3 Pekan Tanjung Morawa, petugas mengamankan 7 terduga pelaku yang positif narkoba.

Operasi serupa juga dilakukan di Dusun II Desa Tanjung Baru, Tanjung Morawa. Dari lokasi tersebut Polresta Deli Serdang mengamankan seorang pengedar berinisial KA alias Irul dan lima orang pengguna. Disita sabu seberat 6,10 gram, timbangan digital dan handphone.

Di Kecamatan Beringin, Polresta Deli Serdang bersama BNN Deli Serdang juga menggerebek sebuah rumah di Dusun I Desa Emplasmen Kualanamu. Empat pria berinisial PR, SUP, SU dan IT diamankan dengan barang bukti sabu 0,61 gram, pipa pirex dan alat isap bong. Petugas masih memburu bandar berinisial Amok yang disebut sebagai pemasok.

Sementara di Labuhanbatu Utara, tim Polsek Aek Natas bersama Ditresnarkoba Polda Sumut menyisir cakrok narkoba di areal perkebunan sawit Lingkungan I Kelurahan Bandar Durian, Kecamatan Aek Natas. Saat digerebek tidak ditemukan orang di lokasi, namun petugas mengamankan 3 unit sepeda motor, 2 handphone, 3 bong, senapan angin, parang dan sejumlah barang bukti lainnya.

Rangkaian operasi tersebut juga diikuti Polrestabes Medan, Polres Tebing Tinggi, Polres Binjai dan Polres jajaran lainnya yang terus menyasar barak-barak dan kampung narkoba sesuai arahan Kapolda Sumut dan program Kapolri.

Lamsiang menyoroti peredaran narkoba yang kini semakin terbuka dan meresahkan masyarakat.

"Yang miris adalah narkoba barang terlarang yang pergerakannya juga rahasia, tetapi akhir-akhir ini peredaran narkoba itu cukup terbuka dengan adanya barak-barak, kampung narkoba. Saya pernah naik KA ke bandara, di sekitar Tembung, pinggiran rel itu banyak barak narkoba, itu nyata," katanya.

Menurut Lamsiang, pemberantasan narkoba harus menjadi prioritas karena narkoba merupakan mother of crime atau ibu dari segala kejahatan.

"Selain itu narkoba ini adalah mother of crime. Karena dari narkoba ada begal, kejahatan yang lain, rumah tangga yang hancur," ungkapnya.

Ia menegaskan HBB mendukung penuh langkah Kapolda baru dan Kepala BNN untuk menjadi garda terdepan pemberantasan narkoba.

"Dan kita dukung Kapolda Baru dan Kepala BNN memberantas narkoba. Malu kita Sumut juara satu terus sampai-sampai mamak yang geruduk sarang narkoba. Semoga kepolisian proaktif dan jadi garda terdepan dalam pemberantasan narkoba. Sumut Zero Narkoba," tutup Lamsiang. (A1)