Notification

×

Kode Iklan Disini

ayok
idul

Ikuti Ibadah Chapel USU di Student Hall, Ketum HBB Diapresiasi

Minggu, 04 Oktober 2026 | Oktober 04, 2026 WIB Last Updated 2026-10-04T13:59:42Z


IKUTI IBADAH: Ketua umum HBB Lamsiang Sitompul, SH, MH mengikuti ibadah Chapel Universitas Sumatera Utara (USU) di Gedung di Student Hall, Minggu (4/10/2026).(Ist)

Reportasesatu.id-Medan||
Ketua umum (ketum) Horas Bangso Batak (HBB) Lamsiang Sitompul, SH, MH mengikuti ibadah Chapel Universitas Sumatera Utara (USU) di Gedung di Student Hall, Minggu (4/10/2026).

Kehadiran Ketum HBB untuk meninjau langsung kondisi peribadatan Chapel USU pasca pindah sementara dari gedung lama yang sedang direvitalisasi ke Gedung Student Hall.

“Saya meninjau kegiatan peribadatan, hasil peninjauan saya ibadah di sini cukup nyaman, cukup ramai karena kapasitasnya cukup besar dan luas. Mari kita doakan agar Chapel USU tetap berjalan lancar dan nanti setelah gedung direnovasi selesai, ibadahnya lebih khusuk lagi dengan pertolongan Yesus Kristus,” ujar Lamsiang.

Kedatangan Ketua Umum HBB mendapat respon dari Pengurus Persekutuan Iman Warga Kristen (PIWK) USU Prof. Dr. Robert Sibarani, MS.

Prof. Robert Sibarani yang juga Guru Besar Antropolinguistik Fakultas Ilmu Budaya (FIB) USU, Ketua Lembaga Penelitian USU (2021-2026) dan Sekretaris PIWK Chapel USU menyebutkan ada tiga hal penting dari kehadiran HBB.

Pertama, dukungan terhadap tempat ibadah yang sedang direnovasi.

“Adanya persoalan PWIK terkait perpindahan Chapel. Sebelumnya sudah direvitalisasi menjadi dua lantai, lantai satu untuk pembinaan mahasiswa dan lantai dua untuk tempat ibadah,” jelasnya sembari menyebut tempat sementara saat ini dinilai lebih baik dan mampu menampung lebih dari 500 jemaat.

Kedua, Ketua Umum HBB melihat langsung di lapangan, bukan kata orang.

“Perlu sebagai orang yang langsung melakukan pendekatan ilmiah, bukan kata orang. Ini empiris yang benar-benar melihat langsung,” tegasnya.

Ketiga, keikutsertaan HBB melalui ketua umum dinilai mendorong pelaksanaan ibadah kerohanian kekristenan yang kini melibatkan 35 pendeta yang sudah dijadwalkan, tidak lagi dimonopoli satu sekte.

“Selama ini seolah-olah menjadi milik satu sekte, padahal mahasiswa USU itu macam-macam sektenya. Ini sangat penting dan bagian keikutsertaan HBB untuk mendukung kerohanian di USU yang 95 persen mahasiswa Batak, tidak bisa dipungkiri,” tambahnya.

Sementara itu Ketua Yayasan Chapel Oikumene USU Prof. Dr. Ningrum Natasya Sirait, SH, MLI yang juga Guru Besar Fakultas Hukum USU dan Ketua Program Studi Doktor Ilmu Hukum FH USU menyatakan apresiasinya.

“HBB dapat melihat langsung di lapangan bagaimana USU memfasilitasi ibadah, dukungan USU luar biasa. Animo mahasiswa juga tinggi, setiap ibadah lebih dari 500 orang. Kami sangat berbesar hati HBB melihat langsung ibadah tadi,” katanya.

Sementara Pengkhotbah dalam ibadah tersebut, Pdt. Dr. Jonter Hutagalung, S.Pd, M.Pd.K dari PGBP (Persekutuan Gereja Baptis Papua) juga menyampaikan rada terima kasih atas kehadiran HBB.

“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran Ketum HBB dalam ibadah Minggu, 4 Oktober 2026 di Gedung Pusat Kemahasiswaan USU,” imbuhnya.

Disebutnya sesuai khotbahnya yang disampaikan mengambil Nats Titus 2:1-10, Pdt. Jonter menekankan bahwa iman Kristen yang benar menghasilkan kehidupan benar terkhusus pelayanan di Chapel USU.

“Kekristenan bukan hanya tentang datang ke gereja. Kekristenan adalah membawa Kristus ke dalam seluruh kehidupan. Karena itu jangan hanya bertanya ‘Apa yang boleh saya lakukan sebagai orang Kristen?’ Mari belajar bertanya ‘Apa yang dapat saya lakukan agar Allah dimuliakan melalui hidup saya?’ Biarlah seluruh kehidupan kita menjadi satu kesaksian: Bukan aku yang hendak dimuliakan, melainkan Kristus. 1 Korintus 10:31: Lakukanlah semuanya itu untuk kemuliaan Allah. Amin,” tutupnya.

Terpisah, Dr. Dra. Murniati Tobing, M. Si yang merupakan politisi Partai NasDem Sumut yang ikut beribadah di Student Hall memberikan apresiasi yang senada kepada kehadiran ketum HBB.

"Ketum HBB kaget melihat banyaknya jumlah yang ibadah di Student Centre. Beliau tidak menyangka begitu antusias para mahasiswa beribadah. Tempat nyaman dan khusuk ibadah. Tidak pernah terpikirkan bahwa pihak USU sangat mendukung terselenggaranya ibadah selama renovasi dan revitalisasi Chapel USU," tandasnya. (A1)