Notification

×

Kode Iklan Disini

ayok
idul

Aliansi Masyarakat Batak Kota Medan Laporkan Pemilik Akun Hina Suku Batak ke Polda Sumut

Senin, 08 Juni 2026 | Juni 08, 2026 WIB Last Updated 2026-06-08T12:02:35Z

BERI KETERANGAN: Pelapor Arianto Sinaga didampingi perwakilan HBB, Aria Angkola memberikan keterangan usai melaporkan pemilik akun tiktok Karo Bukan Batak di Polda Sumut, Senin (8/6/2026). (Foto: Dok/A1)

Reportasesatu.id-Medan||
Puluhan orang yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Batak Kota Medan mendatangi Polda Sumut untuk melaporkan pemilik akun tiktok Karo Bukan Batak, Senin (8/6/2026).

Warga yang didominasi ibu-ibu dan perwakilan organisasi Horas Bangso Batak (HBB) mendesak Polda Sumut menangkap pemilik akun berinisial AS yang diduga menghina suku Batak.

"Hari ini kita melaporkan dugaan tindak pidana penistaan terhadap suku dan ras tertentu yang dilakukan seorang pemilik akun tiktok Karo Bukan Batak berinisial AS;" ujar Aria Angkola, salah seorang perwakilan dari HBB sembari menunjukkan tanda terima laporan nomor: STTLP/B/897/VI/2026/SPKT/Polda Sumut tertanggal 8 Juni 2026.

Sebutnya, masyarakat merasa tersakiti dengan video vural dari akun tiktok tersebut yang merendahkan suku Batak.

"Pemilik akun tersebut diduga mengeluarkan pernyataan sesuatu yang berpotensi  memancing masyarakat melakukan kekerasan. Sehingga diharapkan Polda Sumut segera menangkap bersangkutan yang sudah sangat meresahkan," tegasnya.

Sementara, pelapor Arianto Sinaga meminta pihak Polda Sumut segera menindaklanjuti laporan dugaan penistaan suku Batak.

"Segera tangkap AS!," sebutnya yang diikuti teriakan anggota aliansi lainnya.

Terpisah Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan saat dikonfirmasi terkait laporan  tersebut mengatakan akan ditindaklanjuti.

"Laporannya akan kita tindalanjuti. Jika nanti memenuhi unsur pidana maka penyidik Ditressiber akan memproses lebih lanjut dan memeriksa terlapor," tandasnya. 

Diketahui sebelumnya video tiktok pemilik akun Karo Bukan Batak viral karena menghina suku Batak.

Dalam video live di tiktok tersebut, AS menyebut suku Batak tolol dan menyampaikan kata-kata yang tidak senonoh. (A1)